Multimedia pembelajaran kimia hasil pengembangan
Multimedia pembelajaran kimia hasil pengembangan
Pada postingan saya kali ini tentang multimedia pembelajaran kimia hasil pengembangan. saya memilih suatu aplikasi tentang multimedia interaktif yang dapat memudahkan saya lebih memahami tentang reaksi-reaksi kimia.multimedia tersebut adalah aplikasi Beaker mengubah perangkat kita menjadi bejana atau gelas kimia dan dapat menjelajahi lebih dari 150 bahan kimia di mana saja kapan saja.
Dengan simulasi fisika yang memukau kita dapat mengguncangnya,menyalakan korek,atau bahkan memiringkan perangkat smartphone untuk membuang bahan kimia yang digunakan sebelumnya,tanpa khawatir membuat kekacauan.
Beaker ini dapat menutupi dari kekurangan saya, dimana saya orangnya sangat penasaran dan selalu ingin mencoba mereaksikan senyawa-senyawa yang saya penasarankan. Seperti yang kita tahu bahwa unsur atau senyawa kimia tidak bisa kita reaksikan sembarangan dalam kehidupan sehari-hari karena dapat menimbulkan reaksi-reaksi yang berbahaya.saya juga orangnya sangat ceroboh takut pada saat melakukan praktikum dengan bahan yang berbahaya dapat mengenai badan saya.
Beaker ini dapat menutupi dari kekurangan saya, dimana saya orangnya sangat penasaran dan selalu ingin mencoba mereaksikan senyawa-senyawa yang saya penasarankan. Seperti yang kita tahu bahwa unsur atau senyawa kimia tidak bisa kita reaksikan sembarangan dalam kehidupan sehari-hari karena dapat menimbulkan reaksi-reaksi yang berbahaya.saya juga orangnya sangat ceroboh takut pada saat melakukan praktikum dengan bahan yang berbahaya dapat mengenai badan saya.
Untuk lebih jelasnya silahkan buka link dibawah ini untuk menonton video saya menggunakan aplikasi beaker ini.
https://youtu.be/M9LJi3H1Z9gPermasalahan:
1.seberapah besar persentase anak dapat mengerti tentang materi reaksi tersebut dengan menggunakan aplikasi ini??
2.menurut pendapat kalian apakah ada kekurangan dari aplikasi ini?dan seberapa besar dampak nya bagi pemakai??
3.jika menggunakan aplikasi ini kesulitan apa yang mungkin anda hadapi??
Saya akan mencoba menjawab permasalahan yang kedua menurut saya kekurangan dari aplikasi ini hanya bisa memperlihatkan reaksi yang terjadi, tapi teori yang melandasi dan menunjang dalam sebuah pembelajaran iti tidak ada
BalasHapusSaya akan mencoba menjawab permasalahan saudari heni
BalasHapusMenurut saya keberhasilan siswa dalam memahami materi reaksi jika menggunakan aplikasi ini akan menghasilkan presentase yang besar jika anak tersebut juga mendalami senyawa dan reaksi yang timbul dari buku atau sumber internet lainnya. Sehinnga bukan cuma praktek di aplikasi ini tetapi juga teorinya juga ada, jadi dari penjelasan reaksi dibuku dapat dilihat siswa diaplikasi tersebut seperti apa bentuknya. Sehingga sisea dapat lebih paham tentang materi reaksi kimia tersebut
Assalamualaikum saudari heni.
BalasHapusSaya akan mencoba menjawab permasalahan anda.
1. Ada 2 kemungkinan untuk menentukan persentase tingkat keberhasilan aplikasi ini untuk anak didik kita. Pertama, jika siswa telah mengenal teori nya terlebih dahulu, maka persentase nya besar mngkin lbih dri 50 persen , karena siswa sudah tau dasar dan bisa mengembangkan pengetahuan nya melalui aplikasi ini. Kedua, jika siswa belum dimemahami teori nya, maka persentase nya bisa kurang dri 50 persen.
2. Kekurangan dari aplikasi ini adalah, aplikasi ini hanya memperlihatkan reaksi dan efek yang terjadi, aplikasi ini tidak memberikan teori nya. Sehingga siswa memang haru mengetahui terlebih dahulu teori nya, agar lebih bisa memahami dan mengembangkan pengetahuan nya.
Sekian dan terima kasih.
Untuk pertanyaan pertama saya belum dapat menjawabnya karena saya belum punya anak, anak didik pun belum ada.
BalasHapusUntuk pertanyaan kedua sepertinya tidak ada. So far so good.
Untuk yang ketiga hanya masalah pada diri sendiri yang sulitan karena latar nya berwarna hitam dan saat cairannya bening. Jadi tidak terlihat apa lagi saat hp nya statis dipegangnya.
Baiklah sya akan mencoba menjwab permasalan ke 3 ..kesulitan.yang dihadapi adalah jika seseorang siswa tsb buta dengan teknologi .. sehingga ia akan kesulitan untuk memindahkan bahan2 sesuai game atau app trsbut .. dan mungkin ia kslitan membedakan bahan2 yang digunakan .. dan tidak.terlihat begitu nyata prosesnya
BalasHapusBaik lah saya akan mencoba menjawab permasalahan anda yang ke-3 menurut saya kesulitan yang terjadi yaitu anak tidak menguasai teknologi sehingga dia tidak mengerti cara menggunakan aflikasi tersebut terutama pada anak yang tinggal dipelosok yang tidak ada teknologi dan kekurangan informasi.
BalasHapussaya akan mencoba menjawab permasalahan yang pertama, menurut saya setiap individu mempunyai cara belajar masing-masing. mungkin ada yang menyukai cara belajar dengan aplikasi multimedia tersebut tetapi ada juga yang mungkin tidak terlalu menyukainya. jadi persentase keberhasilan dari multimedia tersebut tidak dapat dikatakan 100% karena mungkin dari sekian banyak peserta didik ada yang kurang memahami apabila munggunakan multimedia tersebut.
BalasHapusmenanggapi permasalah tentang pernyataan seberapa besar persentase anak dapat mengerti tentang materi reaksi tersebut dengan menggunakan aplikasi yang saudara gunakan itu tidak dapat di tentukan, atau relatif. tergantung apakah itu membantu dalam memudahkan memahami pelajaran atau tidak.
HapusSelamat pagi heni,
BalasHapusBaiklah saya akan menjawab permasalahan anda.. Untuk permasalahan yang nomor 1. Mungkin bagi siswa yang cepat tanggap akan lebih cepat memahami dan mengerti tentang materi tersebut, tetapi kekurangan nya bagi yang lambat dalam belajar keberhasilan nya mungkin hanya sedikit tidak terlalu banyak. .Kalau itu menurut saya. Terimakasih
Menurut saya kekurangan dari aplikasi ini latarnya masih gelap, sehingga menyebabkan sipemakai kesulitan untuk melihat senyawa yang akan dilarutkannya. Dan aplikasi ini blom ada menjelaskan teori sebelum masuk kereaksinya sekian tambahan dari saya terimakasih
BalasHapusUntuk pertanyaan nomer 2
BalasHapus2. Kekurangan dari aplikasi ini adalah, aplikasi ini hanya memperlihatkan reaksi dan efek yang terjadi, aplikasi ini tidak memberikan teori nya. Sehingga siswa memang haru mengetahui terlebih dahulu teori nya, agar lebih bisa memahami dan mengembangkan pengetahuan nya.
Saya akan mencoba menjawab permasalahan Anda yang ketiga. Kesulitannya ialah ketidakmengerti dalam membedakan suatu larutan ketika praktek di laboratorium. Misalnya : siswa tidak bisa membedakan seperti apa larutan dari Asam Sulfat, karena dalam penyajian aplikasi tersebut hanya tertulis H2SO4 bukan nama dari persenyawaan tersebut.
BalasHapusKesulitan yang akan dihadapi salah satunya yaitu siswa tidak bisa menggunakan teknologi terlebih lagi siswa yang sekolah didaerah terpencil
BalasHapusKesulitan yang akan dihadapi salah satunya yaitu siswa tidak bisa menggunakan teknologi terlebih lagi siswa yang sekolah didaerah terpencil
BalasHapusKesulitan nya adalah rendah nya tingkat ekonomi orang tua akan menghambat cara tsb
BalasHapusMenurut saya pengetahuan siswa hanya terbatas pada gambar yang dihasilkan dari reaksi yang telah kita lakukan. Namun tidak dengan kehidupan nyatanya.
BalasHapusKekurangan dari aplikasi ini adalah, aplikasi ini hanya memperlihatkan reaksi dan efek yang terjadi, aplikasi ini tidak memberikan teori nya. Sehingga siswa memang haru mengetahui terlebih dahulu teori nya, agar lebih bisa memahami dan mengembangkan pengetahuan nya.
BalasHapusSaya akan mencoba menjawab permasalahan pertama. Persentase keberhasilan aplikasi ini dalam pembelajaran tergantung dari stimulus yang diberikan guru dan respon dari siswanya. Jika guru bisa menjelaskan manfaat, tujuan dan cara penggunaan aplikasi ini dengan baik, lalu ditunjang dengan kegiatan laboratorium,serta siswa yang memberikan respon dengan baik, maka tingkat keberhasilan akan tinggi.
BalasHapus